
Diuji di Laboratorium, Diakui di Lapangan: Hasil Uji Teknis Kuria Bar
Published on 7/30/2025 by Admin
Kekuatan material adalah fondasi dari setiap konstruksi yang kokoh dan berkelanjutan. KURIA Bar, inovasi tulangan komposit berbasis GFRP (Glass Fiber Reinforced Polymer), hadir sebagai jawaban atas kebutuhan material yang lebih kuat, ringan, dan tahan korosi.
Untuk membuktikan performanya, KURIA Bar telah melalui serangkaian pengujian resmi oleh laboratorium independen:
-
Detech Material Testing Laboratory (uji tarik GFRP Rebar Ø6, Ø8, dan Ø10 mm)
-
Sucofindo (uji lentur Ø6 dan uji tarik Ø8, Ø10 mm)
Hasil uji tersebut membuktikan keunggulan KURIA Bar di atas tulangan baja konvensional.
Kuat Tarik di Atas 1.000 MPa - Hasil Uji Detech & Sucofindo
Berdasarkan standar ASTM D7205/D7205M-06 dan SNI 8972:2021, KURIA Bar menunjukkan kekuatan tarik luar biasa:
-
Diameter 6 mm (Detech):
- Beban tarik 29476 N, kuat tarik 1043 MPa
Tensile Test Kuriabar Ø6 - Detech Testing Laboratory -
Diameter 8 mm (Detech):
- Beban tarik hingga 70631 N, kuat tarik 1405 MPa
Tensile Test Kuriabar Ø8 - Detech Testing Laboratory -
Diameter 8 mm (Sucofindo):
- Beban tarik hingga 65,72 N, kuat tarik 1260 MPa
Tensile Test Kuriabar Ø8 - Sucofindo Laboratory -
Diameter 10 mm (Sucofindo):
- Beban tarik hingga 92942 N, dengan kuat tarik hingga 1120 MPa
Tensile Test Kuriabar Ø10 - Sucofindo Laboratory
- Beban tarik hingga 92942 N, dengan kuat tarik hingga 1120 MPa
Sebagai perbandingan, baja tulangan konvensional hanya berada di kisaran 400–600 MPa, menjadikan KURIA Bar hampir dua kali lebih kuat.
Kuat Lentur Tinggi - Hasil Uji Sucofindo
Uji Lentur Ø6 Kuriabar - Sucofindo LaboratoryDalam uji lentur tiga titik pada tulangan komposit 6mm panjang 50 cm, KURIA Bar diuji oleh Sucofindo (IDSurvey) dengan hasil:
-
Beban uji per sampel 1860 – 2016 N
-
Kuat lentur hingga 468,26 MPa
Angka ini menegaskan kemampuan KURIA Bar menghadapi beban dinamis dan statis pada struktur beton.
Kapasitas Momen Lebih Tinggi - Dibanding Besi Beton
perbandingan kapasitas momen kuria bar dan besi betonPerbandingan kinerja pada slab beton (mutu 20 MPa, tebal 125 mm):
-
KURIA Bar: Kapasitas momen hingga 28,3 kNm
-
Besi Beton: Hanya 16,53 kNm dengan konfigurasi tulangan sama (DB-150 & D10-150)
KURIA Bar memberi peningkatan kapasitas hingga 70–80% lebih besar, mendukung efisiensi desain struktur.
Bobot Ringan dan Tahan Korosi - Keunggulan di Lapangan
perbandingan bobot kuria bar dan besi betonBobot Ringan dan Tahan Selain kekuatan mekanis, KURIA Bar jauh lebih ringan daripada besi beton:
-
Ø6 mm: 55 g/m (vs 222 g/m pada besi beton)
-
Ø10 mm: 140 g/m (vs 620 g/m)
-
Ø16 mm: 295 g/m (vs 1.580 g/m)
Dengan bobot hanya 25% dari berat beton, transportasi dan instalasi menjadi lebih mudah, dan beban struktur berkurang signifikan. Ditambah sifat anti-korosi, KURIA Bar sangat cocok untuk lingkungan pantai, area berkelembaban tinggi, dan fasilitas kimia.
Seiring semakin luasnya kebutuhan struktur tahan korosi di berbagai sektor, KURIA Bar telah diterapkan di beberapa proyek lapangan. Salah satunya pada sistem konstruksi tambak udang, di mana faktor keawetan material dan kemudahan instalasi menjadi kunci utama. KURIA Bar banyak juga digunakan untuk infrastruktur kawasan industri seperti JIPS (Jatengland Industrial Park Sayung), JISC (Jatiluhur Infrastructure Smart City), dan masih banyak lagi.
Dengan keunggulan teknis yang dibuktikan di laboratorium dan performa yang teruji di lapangan, KURIA Bar menjadi contoh nyata bagaimana inovasi material lokal mampu menjawab tantangan di sektor konstruksi. Solusi teknik cerdas bisa lahir dari kolaborasi yang dekat dengan kebutuhan lapangan, diskusikan kebutuhan proyek Anda bersama kami.
